Singapore Expo Mempertemukan Kita

10:16 PM

Singapore Expo Mempertemukan Kita



Berawal dari group Backpacker Dunia, dimana pecinta backpacker berbagi cerita dan pengalaman serunya dalam berlibur. Bukan itu saja sih, kita juga berbagi info harga dan tempat menginap murah dan juga tiket promo murah. Lengkap lah group itu, dari yang miskin sampe yang kaya bahkan yang terkenal seperti Asma Nadia yang seorang penulis terkenal di Indonesia, siapa yang  tidak mengenalnya. Karena dia juga punya komunitas Hijab Traveller. Ada juga seorang Fatimah Azahra yang juga punya komunitas Muslimah Backpcaker.

Group itu jadi hits, mengingat pertumbuhan group yang semakin banyak setiap harinya. Seringnya mengadakan Gathering setiap bulan di Jakarta, yang juga di hadiri oleh mereka yang datang dari seluruh Indonesia. Ratusan orang berkumpul yang akhirnya berphoto bareng, kemudian bertemu sama artis BD yang sering komen dan nyinyir di group pun akhirnya jadi kenal baik. BD adalah singkatan untuk mudah di sebut dan cepat tentunya hahahahah. Seru loh kalau sudah bertemu dengan anak-anak BD itu selain lucu-lucu, juga tak sedikit yang baik banget.

Berawal dari group itu aku mengenal teman dari Surabaya, Klaten dan Jogja. Ketika pipit BD dari Surabaya mencari dan mengajak teman untuk ikut acara di Singapore Expo, yaitu FoodnHotel Asia. Acara 2 tahunan itu adalah tentang makanan, masakan, alat-alat dan juga hotel, dimana kita juga bisa saling bertukar kartu nama untuk melebarkan sayap promosi bisnis dan produk yang kita punya. Untuk membuka stand sangat mahal di Singapore expo, untuk 3x3 minimal sgd$700 permeter per seginya. Wow untuk harganya bukan. ???!!! ya sudah jadi pengunjung aja.

Pipit yang belum pernah ke luar negeri, sempat ketakutan ketika salah booking penginapan di Singapore, ya di kawasan remang-remang. Sebenarnya tidak masalah, tapi Andre BD dari Klaten  mengatakan itu kawasan prostitusi nanti kamu di tawar orang loh. hahahaha doi langsung takut chuy. Berkat share info di BD aku pun ikutan acara itu untuk jadi pengetahuan dan pengalaman saja.

Bulan april tanggal 12-15 2014 adalah dimana Foodnhotel Asian di gelar. Aku janjian dengan pipit yang juga akhirnya menginap bareng. Janjian bertemu di station Tanah Merah MRT, tapi apa yang terjadi dia pergi kemana-mana untuk cari mencari, padalah sudah bilang, tunggu aja sampai aku yang jumpain kamu, jadinya tidak repot saling cari. Eh malah bikin aku capek dan pusing cariin dia.

Walau pun akhirnya ketemu juga, kita langsung pergi ke sebuah rumah di mana bisa menginap. Mandi dan ganti baju lalu pergi ke Singapore Expo. Kita menukarkan badge sebagai tanda masuk ke lokasi pamerannya. Kita cuma lihat display lalu lihat-lihat aja. Setelah itu coba whatsappan sama Andre dan janjian di gate 1 bagian makanan dan hotel. Andre adalah hobby bake sebab dia juga punya online Brownis. Selesai sholat kita baru ketemu Andre dan ternyata tuh gate 1 jauuuuuuuuuuh banget. Sampai pegel kaki ini jalan nggak sampai-sampai.

Singapore Expo

Singapore Expo


Singapore

Andre tuh lucu banget orangnya, kita tertawa terus di buatnya. Selain cepat akrab dan mudah bergaul selalu saja kata-katanya bikin sakit perut. Apa lagi waktu lihat Pipit memejamkan mata di dalam mrt,  keisengannya muncul lalu minta aku keluarin handphone buat photo pipit, naas ketika hp sampai di tangan Andre, pipit membuka matanya. Yang terjadi akhirnya adalah aku dan Andre pun senyum-senyum, sambil ngomong pake bahasa jawa "ra siddoh (nggak jadi),".

Dan malam itu kita berpisah sama Andre karena dia pulang ke rumah temannya yang tinggal di Singapore. Aku dan pipit lanjut ke Bugis untuk beli oleh-oleh dan itu cukup di kenal sebagai pusat oleh-oleh. Dan karena terlalu capek bener-bener kaki gempor chuy.

Singapore
Photo bersama andre sebelum berpisah di hari pertama ketemu.

Esok harinya kita pergi lagi ke Singapore Expo. Rencana hari itu mau ketemuan sama Ayis dari Jogja. Karena sulit wifi, jadi susah mau ketemuan dimana kita keliling-keliling lagi lalu pergi ke bagian challege disert, tak di sangka bisa juga bertemu sama Ayis. Tapi anehnya dia sudah dapat buanyak semple produk.

Tadinya dia bertanya sudah dapat apa saja, kita bilang nggak ada, dan dia tuh tertawa. Akhirnya kita ngikut cara dia, datang ke display-display lalu ambil samplenya kemudian pergi, hahahaha aku dan pipit orangnya sungkan mau begitu dan nggak tau aturannya, kita pun banyak dapat sample serta makan icip-icip.

Duh cerita Andre lebih seru, dia tuh kenyang makanin sample di daerah makan dan banyak es cream yang di cobanya. Dan setelah itu kita jalan bareng, saat coba hubungi Andre ternyata dia sudah pulang karena takut macet dan rame seperti semalam. Ya sudah jalan bertiga dengan Ayis ke Marina Sand dan duduk menikmati pertunjukan malam Garden by the bay. Ngobrol masalah group BD tentang apa yang jadi tranding topik.

Singapore
Photo bareng setelah ketemu ayis, saya tengah dan pipit kanan.


Singapore


Esoknya hari penutupan Foodnhotel Asia, kita janjian bertemu sama Ayis di Marlion Park, tapi karena pipit yang lambat dan susah wifi jadinya miss comunikasi. Kita pun nggak jadi ketemuan dengan Ayis, yang tadinya kita mau ketemuan sama Andre dan photo bareng. Hampir Andre berangkat sendiri ke Johor Bahru, aku meminta dia datang dulu ke Singapore Expo dan juga sibuk hubungi Ayis tidak bisa.

Andre hampir menolak, coba dirayu "please andre ke sini ya, kita kan mau photo bareng sama ayis juga. Ayolah ndre, nanti kamu yang paling ganteng loh," rayuan nggak mutu pun keluar, yang akhirnya dia klepek-klepek "dateng ya andre, dateng ya," pujuk ku lagi hahahaha. Setelah andre ada kabar, ayis pun ternyata sudah fligth. Andre sampai, pipitanya yang entah kemana, andre mengajak aku makan, dan pipit baru nongol, Ya sudah makan bareng dulu baru kita berangkat.

Singapore

Singapore
Photo bareng sebelum meninggalkan Singapore Expo


Sebelum ke mrt dan meninggalkan Singapore Expo kita photo bareng bertiga. Lalu berjalan menuju mrt yang rame banget sudah menunggu. Ketika mrt tiba, semua masuk dan aku pun duduk, andre dan pipit memilih berdiri. Aneh di dalam mrt orang -orang bicara jelas banget, dan bahasa yang di pake itu bahasa jawa, bukan kah sedang berada di Singapore fikirku????!

Iseng ketika mrt akan berhenti dengan nada suara yang cetar, aku pun berkata " berasa di pulau jawa ya," langsung seketika orang-orang menatap ku nanar, dan akhirnya tertawa lalu saling sapa, dari mana mba asalnya. Ternyata yang datang banyak berasal dari Surabaya, jarang baget dengar dari jakarta atau daerah lainnya. Ketika kita saling sapa dan bertanya dari mana Indonesianya, sudah beberapa orang menjawab Surabaya. Hem itu karena Surabaya terkenal dengan kulinernya,selain itu di juga banyak mengadakan seminar belajar memasak.


Ada cerita lucu ketika pipit yang dengan bangga berkata kalau biasanya kita yang minta berphoto bareng bule, tadi ketika dia sendirian ada bule yang minta berphoto dengannya. Andre menanggapi dengan candanya lalu bertanya padaku, "kamu percaya....," "iya biar cepat," jawabku sambil senyum-senyum. Andre nggak percaya sama cerita itu. Tapi pipit ngotot kalau itu beneran ceritanya.

"Ya sudah, bule nya darimana?," tanya ku. Coba serius bertanya, lalu jawaban pipit buat kita tertawa ngakak sakit perut. Pipit bilang bule itu dari Korea huaaaahahahahaha spontan aku dan andre tertawa.
"Korea koq bule sih pit,"
" loh tapikan dia turis disini," jawabnya.
"Iya bukan berarti bule, tapi turis," coba menjelaskan. Lalu andre pun ikut berkomentar "kalau begitu aku juga bule dong, wong aku dari Indonesia, di Singapore jadi turis," kata-kata andre membuat pipit jadi malu. Sumpah itu hal terlucu yang bikin nggak bisa lupa dengan keluguan pipit.

Singapore
Photo bareng bule kece

Di bus menuju Johor Bahru pun, pipit dan andre selalu terlibat pembicaraan yang bikin ngakak. Waktu pipit bertanya "ada minyak kayu putih mba,"
" nggak ada pit, balsem ada,"
"Ya sudah nggak apa," kata pipit lalu aku pun memberikan balsem padanya untuk jaga -jaga. Andre bertanya sama pipit " kenapa pit, mau muntah,"
Lalu pipit menjawab "sudah ndre jangan di perjelas, aku tuh orang mudah tersugesti kalau di sebut,"
"Muntahin ajalah biar plong," andre menimpalin ucapan pipit.
"Sudah ndre cukup, jangan diomongin lagi,"
" loh ini ada tong sampah pit kalau mau muntah," sambil menunjuk tong sampah kecil di sebelah andre duduk.
"Cukup ndre cukup," jawab pipit dengan nada seperti menangis sambil tangan di kepal seperti pengang pisau di pukul- pukulkan ke dadanya, gaya orang mau bunuh diri wkwkwkk.

Aku hanya bisa tertawa melihat tingkah mereka. Dan itu jadi perjalanan seru yang penuh canda tawa disegala suasana. Apalagi lihat sesuatu yang aneh dikit mulai lah keusilan terjadi. Candaan dan guyonan andre murni mengundang tawa tanpa ada merendahkan dan menyudutkan orang lain. Sehingga dengan candanya tidak buat orang tersinggung. Berat terasa ketika kita akan berpisah, halah. Andre sempat sedih dan berat mau pisah katanya. Ya tentu kebersamaan yang tak terlupakan untuk kita, canda tawa yang hadir buat perjalanan itu berkesan.

Johor Bahru
Johor Bahru
 Sampai di johor bahru, kita makan dulu di city squire. Laper chuy


Kita akhirnya berpisah, karena andre akan ke Penang, sementara aku dan pipit ke Melaka. Kita janjian bulan mei ke Surabaya ngumpul lagi, aku sih nggak janji, tapi di usahakan.

You Might Also Like

3 komentar