Simpatik Pada Pria di Fb

4:25 AM

Simpatik Pada Pria di Fb



Saat sedang dalam perjalanan kembali ke Batam, dan sedang menunggu waktu boarding tiba. Di Harbour Front Singapore saya sempatkan untuk mencari wifi gratis. Dan akhirnya nemu, ah sudah rindu lama tak buka fb, fikirku. Setelah membaca pemberitahuan, ada pesan yang baru di kirim, saat kubaca oh dari teman lama yang sudah cukup lama tak bersapa di fb. Isinya meminta no hp ku, katanya ada hal yang mau dia ceritakan dan sedikit curhat. Tapi bila saya tak berminat tuk memberikan padanya dia tak mengapa. Begitulah pesan yang dia kirim. Sempat berfikir "ada apa dengan dia ??"
        
Dia adalah teman fb yang kukenal dari tahun 2011, saat itu dia lah yang add terlebih dahulu. Dia selalu menandai photo yang berisi pesan agama padaku dan pada teman fbnya yang lain. Saat itu dia sedang berusaha mendekati seorang wanita. Namun dari status dan komen mereka yang sempat kubaca (kepo), wanita itu tak menerimanya, karena penyakit yang di deritanya. Saya sering terlibat komentar lucu, serius dengan mereka dan yang lainnya. Dari dia banyak dapat teman di fb. Dari fbnya banyak dapat info baik dan bagus. Menurutku dia pria yang baik, bahkan dari cara dia memperlakukan wanita yang dia suka begitu manis, sempat berfikir so sweet banget nih cowok. Tapi kenapa nih cewek bego banget nget menolak lelaki sebaik dia.
        
Beberapa bulan, saya mendapati sebuah nama yang add saya di fb, kubaca dulu profilnya, namun dari nama seperti pernah dengar dan baca. Tapi nama itu tak asing bagiku, siapa yah ????? Lalu baca lagi, dia sudah bertunangan "ah konfir ajalah semoga membawa kebaikan bagiku,"fikirku kala itu. Setelah saya add dia, sedikit terkejut nama tunangannya yang sempat terbaca oleh ku ternyata juga ada di daftar permintaan. Ya sudah nggak papa, mereka kompak ya ahahahaha.

Kebingunganku terjawab siapa sosok yang tak asing terdengar namanya. Ternyata dia adalah teman yang kukenal, ooooh. Di statusnya saya coba bertanya kamu sudah bertunangan dengan ??? lalu bagaimana dengan leny, wanita yang sempat dia dekati. Bingung juga, perasaan dia kemarin baru aja rayu-rayu leny (leny sekarang sudah meninggal dunia, karna penyakit komplikasih yang di deritanya), namun sekarang sudah berpaling, hem ???
          
Sering juga sih saya like status dan ikut berkomentar di status dia, dan kami cukup dekat bahkan dengan Juni, tunangannya. Mereka berkenalan hanya lewat fb. Wanita itu mungkin sama sepertiku, kagum karena pribadi yang dia bangun di fb cukup baik dan kesan yang menarik. Sopan dan lembut, penuh puitis juga. Ah saya juga simpatik ketika itu. Tapi mungkin wanita itulah yang beruntung memenangkan hatinya. Dia wanita yang sering dan hampir selalu ngelike dan komentar yang memberi perhatian pada status pria itu. Ketika perhatian pria itu pada wanita lain tak mendapatkan balasan yang positif, maka dia baru menyadari ada sesosok yang selalu memberi dia perhatian.

Sempat terjadi sindiran bahkan pertengkaran tentang pertunangan mereka yang di rasa aneh dan ganjil, namun dia memberi jawaban, bahwa pertunangan di antara mereka adalah kesepakan mereka untuk menjaga hati dari yang lain, mereka tak mau hubungan mereka di sebut pacaran. Begitulah penjelasannya padaku yang bertanya.

Dari dia saya mengenal fanspage bernama PANTI JOMBLO MAS BRO(hikmah kesendirian tanpa pacaran). Sering berita yang lewat dia di tandai oleh page tersebut. Awalnya nggak peduli, tapi lama-lama penasaran, koq sering banget sieh dia di tandai, apa menariknya nih ??? Saat kubaca isi dari page tersebut, wah bagus banget pesan yang di sampaikan. Ada kesan tak menggurui, kocak dan bijaksana dalam memberi materi. Isinya tentang mengajak pemuda muslim tuh jomblo sampai halal. Maksudnya jangan pacaran sampai kita menemukan belahan jiwa, lalu segera lamar dan nikahi, barulah pacaran setelah menikah. Ah sungguh menyesal kenapa baru sekarang saya tertarik pagenya jika isinya bagus banget.

Sering kubaca statusnya, dia seperti mengeluhkan tentang perasaannya. Yang mungkin di landa rindu pada kekasih yang jauh, dan nafsu yang begitu menggoda. Saat itu berusaha tuk memahami perasaannya, kasihan fikirku lagi. Tapi status nya membuat aku bingung maksudnya,"ya Allah, jadikan lah rasa cintaku padaMU lebih besar dari rasa cintaku pada dia"  Apa sih maksudnya?? Karena sering juga dia buat status yang sama, dan cukup lama saya memahami maksud kalimat itu. akhirnya saya tau. Bahwa dia tak ingin rasa cinta pada lawan jenis dapat membuat dia lupa pada Allah, dan justru nafsulah yang lebih mengendalikan dirinya, ketika rasa cinta pada pasangan itu lebih besar. Oh sungguh so sweet.
           
Dia pernah membuka jati dirinya, dan tentang masa lalu yang kelam. Juga tentang nama aslinya, katanya itulah nama sesungguhnya. Bagus sih namanya, banyak teman fb yang memuji. Dia mengatakan bahwa dia adalah anak yang terbuang, karena kenakalan masa muda. Dan sekarang, dia sedang proses hijrah dari buruk ke baik. Saya pernah buat status dan di like sama dia, seneeeeeng banget dia like statusku hahaha. Pernah berkomentar tentang statusku soal "benci banget sama cowok yang merokok, mulutnya bau" begitulah status yang tertulis. Dia berkomentar, kalau aku tuh sama seperti dia (tunangannya) yang juga nggak suka cowok merokok. Lalu saya bertanya, apakah dia merokok juga ??? dia jawab "iya (sambil garuk-garuk kepala) susah banget mau berhenti," begitu balasnya.
         
Cukup sering dia berganti fb, entah kenap walau pun begitu dia selalu kirim permintaan pertemanan. Heran, bagaimana dia bisa mengenaliku, sementara nama yang sama itu banyak di fb. Saat pertama kali ke Jakarta, ingin sekali bertemu dengan dia dan mengenalnya secara langsung, tapi saat itu dia jarang kelihatan status dan saya nggak enak hati tuk meminta dia bertemu denganku. Mungkin dia akan keberatan untuk bertemu. Saat status yang ku buat, sedang berada di bandara Sota (Soekarno Hatta) Juni bertanya "mau kemana mba,"
"mau pulang ke Batam, sekarang saya di Jakarta. Sebenarnya saya ingin bertemutapi takut dia nggak mau. Soalnya dia sekarang sombong" jawabku panjang.
"Ah itu perasaan mba saja, dia masih seperti yang dulu koq tetap ramah pada siapa pun" juni coba memberi penjelasan.

Di suatu hari, dia inbox menanyakan kabR. Aku menjawab dan bicara tentang kedatanganku ke Jakarta dan ingin bertemu dengan dia. Sungguh indah bahasa yang dia tuliskan "kamu dan yang lainnya adalah teman terbaikku, tentu akan dengan senang hati aku menemuimu," Itulah kalimat yang dia ucapkan. Kesan ku ketika mengenalnya, enak kali ya punya teman anak Jakarta, kalau datang ke Jakarta ada teman yang akan membawaku jalan. Rasanya gimanaaaaaaa gitu, orang Jakarta, ibukota Indonesia gitu looh.hihihiiii
            
Jadi malam itu saat dia minta no hp ku, tanpa fikir yang macem-macem dan berpesan, jangan malam itu jika ingin menelponku, karena masih di Singapore, kalau besok boleh. Setelah sampai di Batam, ganti sim card, lalu ada sms yang masuk. Itu dari dia yang memberi tahu kalau itu adalah no hp nya.

Sebenarnya masih capek, pengen tidur sampai sore, tapi seorang teman telpon dan sms yang mengganggu tidurku. Mengundang tuk datang dan makan di rumahnya. Karena hari itu adalah Idul Adha, ah berkali-kali teman sms dan telpon menanyakan kapan datang. Iiiih jadi sebel, ya sudah saya pun bangun, mandi lalu cuuus kerumahnya. Makan-makan sambil ngobrol, selesai makan tak berapa lama dia menelpon ku. Pergi keluar rumah karena biar lebih jelas suaranya.

Kita bicara biasa saja, sampai saya singgung tentang pernikahannya.
"nah itu dia, dia sudah nikah,"
"Hah!!!," jawab ku kaget,"Dengan siapa," sambungku lagi
"Ya sama orang lah,"
"Iya tapi siapa orangnya"
"Ya nggak tau, aku juga tau baru kemaren saat telpon dia. Ternyata yang angkat suara cowok. Aku tanya ini siapa, dia bilang suaminya,"
"Memangnya dia nggak kasih tau kamu kalau dia mau nikah,"
"Nggak ada, tapi memang sejak dia denganku, sudah 5 orang lebih yang minta dia jadi istri dan melamarnya, tapi dia tetap maunya tuh nunggu aku,"
"Iya sih, yang ku tau dia itu cinta banget loh sama kamu,"
"yah mungkin ini jalannya dia memang bukan jodohku,"

Panjang banget pembicaraan kami dan seperti sudah sering telponan, dan dia juga bertanya, apakah saya sudah menikah terus kenapa belum, kamu suka tipe cowok yang kayak apa, yah banyak lagi dech pertanyaannya yang seolah ingin tau banget tentangku dan lebih dekat lagi. Sampai nggak enak dengan teman, saya pun pamit pulang. Tapi masih tetap terhubung di telpon. Di sebuah rumah, seperti kios, berhenti, nggak jauh dari rumah teman tadi.
            
Kita ngobrol lagi saling cerita tentang banyak hal, sampai dia pun sempat bertanya, apakah punya teman yang bisa di kenalkan dengannya. Oh ya ada, teman, baik koq, tapi ya gitu dia tuh sekarang lagi suka beli bajuuu muluk, dan suka gaya dan bersolek. Yah wajar sih, tapi menurut ku dia lagi khilaf dan lagi lupa diri aja. Kan nanti pelan-pelan kamu bisa nasehati dia. (wanita memang wajar bersolek dan bergaya, Dan berlebihan kayak seleb dandannya. Padahal dia tuh dulu nggak begitu). Eeh koq jadi ngomongin orang hehehe....astaghfirllah.
tapi dia menolak. "Kalau mau saya kasih nih no hpnya,"mencoba meyakinkan. Tapi dia tetap saja
"nggak lah nggak usah lain kali aja," Eh apa karena saya bongkar cerita tadi, jadi dianya nggak mau. Iiiih apaan sih saya nih, maaf ya...

Iseng dan bercanda kala itu, bilang "apa sama saya aja gimana"....hahaha sok kepedean.
eh dianya malah bilang "memangnya dari tadi tuh kita ngobrol untuk apa, kalau bukan karena saya ingin nembak kamu," jleb
"Hah???!!!!$*#&#^#," sungguh kaget dengan ungkapannya. Berhenti rasanya detak jantungku. Dia nembak ?????  dan aku pun diam seribu bahasa, dengan fikiran yang berkecamuk, iiiih beneran nih, saya lagi mimpi yah.
"Koq diam....,"katanya
"Ya mau ngomong apa,"jawabku
"Jadi aku ingin mengajak kamu tuk bekerja sama dalam projek dunia akhirat. Dimana aku berniat untuk segera menikah, karena kontrak kerjaku akan berakhir bulan 2 di tahun depan. Itu kan tinggal beberapa bulan lagi, 5 bulanan kan, jadi aku mau sebelum masa kerja berakhir, sudah menemukan calon pendamping hidupku. Tak perlu cantik atau pun pintar agama, tapi kita sama-sama belajar untuk mencapai keluarga samara," penjelasannya panjang lebar.

Hanya diam, cukup lama terdiam. Bagaimana mungkin dia yang baru saja di tinggal kekasih hatinya menikah dengan orang lain, hanya dalam waktu beberapa hari saja sudah nembak saya. Duh bagaimana ini, saya harus jawab apa........
  
                BERSAMBUNG.....
            

You Might Also Like

0 komentar