Plastik Berbayar Dan Sampah Plastik

11:27 PM

Plastik Berbayar Dan Sampah Plastik



Bulan February menjadi awal di sahkannya plastik berbayar, Waaat plastik berbayar ??? Iya berbelanja di supermarket atau mini market atau hiper market, satu lembar plastik akan di kenakan biaya rp 200 rupiah. Kalau tidak mau bayar ya bawa plastik dari rumah. Intinya hemat plastik atau Diet Sampah Plastik.

Hanya rp 200 rupiah saja koq, itu mah murah, masih mampulah bayar, sepuluh lembar juga masih rp 2000 an keciiiil #sambiljentikanjarikelingking. Ada juga ungkapan di fb ramai di sebar beritanya dengan kalimat "plastik aja beli, biar kaya ya mba jualan plastik". Ada lagi photo yang kasir sebuah mini market alfamart dengan tulisan "maaf mba tidak ada plastik", lalu ada jawaban "plastik koq  enggak ada, disimpan ya mba" hahahaha masih banyak lagi meme di fb tentang plastik berbayar itu. Ada yang keberatan, ada juga yang tidak. Rp 200 rupiah bagi sebagian orang itu berarti dan sebagian lagi menganggap itu murah. Di beberapa daerah justru ingin harga plastik ini antara rp 1000- 5000


Sebenarnya apa sich yang melatar belakangi plastik berbayar ini ? Lalu apakah ini hanya berlaku di negara tercinta kita ini saja ??? Masyarakat awam dan umumnya, banyak yang tidak tau dan tidak mau tau tentang sampah plastik ini. Untuk kita ketahui bersama, bahwa sampah plastik tidak mudah terurai secara alami dengan tanah.

Sampah plastik yang tertimbun di tanah, juga dapat mencemari lingkungan kita. Sampah plastik yang di bakar pun asapnya dapat mencemari udara dan dapat menyebabkan keracunan. Yang lebih membahayakan lagi adalah plastik-plastik sachet yang tidak bisa di daur ulang, dan para pengepul pun tidak mau menerimanya , karena memang tidak laku lagi untuk di jual.

Untuk dapat lebur, sampah plastik itu membutuhkan waktu hingga 10-12 tahun. Dan Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar no 2 di dunia. Ini bukan sebuah prestasi yang untuk di banggakan tentunya. Wow baru tau atau baru dengar nih. Pentingnya sosialisasi untuk pengetahuan bagi masyarakat, tentang bahayanya plastik sampah ini dan kita harus mulai menguranginya dari sekarang, demi anak cucu kita kelak. #savebumiuntukanakcucukita.

plastik berbayar

Indonesia termasuk negara yang lambat dalam melakukan aksi global warming melalui sampah plastik ini. Di Malaysia kota Johor Bahru saja, sudah lama memberlakukan plastik berbayar ini. Dulu yang pernah saya alami adalah setiap weekend, sabtu dan minggu.

Untuk selembar plastik kita harus membayar sebesar 5 Rm, harga yang cukup mahal dan tentu itu membuat orang berfikir, jika harus memilih membayar. Dan itu membuat masyarakat di Johor Bahru sadar akan plastik yang berbayar, dan lalu menyimpan plastik untuk bisa digunakan lagi ketika berbelanja.

Di negara lain juga sudah lama berlaku plastik berbayar, bahkan di salah satu negara justru melarang sama sekali penggunaan plastik. Bukan masalah pada bayar atau tidaknya, karena ini adalah aksi kita untuk sadar akan lingkungan dan mulai mengurangi sampah plastik.

Adalah RIZA SHAPIRA seorang aktifis yang belajar dari banjir di jakarta. Setiap tahunnya memang sudah langganan akan banjir tersebut. Namun di tahun 2013 adalah yang terparah yang pernah terjadi. Banyak komentar tentang "bagaimana nih kinerja pemerintah" Lah sampahnya sendiri dari mana??? Setelah di teliti banyaknya sampah plastik yang menyumbat dan sampah plastik ini juga yang paling banyak di temukan.

Ini yang melatar belakangi Riza untuk mengajukan tentang mengurangi sampah plastik dan bagaimana cara untuk memulainya. Di lakukanlah sosialisasi dan penanda tanganan pada bulan oktober 2015, dan sekitar 60 ribu orang lebih yang setuju dan ikut menanda tangani pernyataan #pay4plastik. Kemudian di ajukan ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, lalu Pada bulan februari pemerintah menyetujui kebijakan Diet kantong plastik dan #pay4plastik. Para retail-retail minimarket dan supermarket yang banyak menanggapi aksi ini.

plastik berbayar

Plastik berbayar

Sesungguhnya mengenai plastik berbayar ini, para kasir yang ada di minimarket atau pun supermarket juga turut mensosialisasikan tentang bahaya dari sampah plastik ini agar masyarakat tau. Serta memberikan penjelasan tentang mengapa plastik berbayar. Bukan sekedar berbayar lalu di struk tertulis bayar plastik.

Jika kita menemukan kasir yang tidak memberikan penjelasan ini maka dapat dilakukan pengaduan ke twitter @Iddkp Indonesia diet kantong plastik  dengan hastag #laporDKP. Sekali lagi di tegaskan, bahwa plastik berbayar agar kita sadar akan lingkungan dan ini masih dalam tahap uji coba sampai bulan juni tahun ini. Peraturan ini juga masih belum menyeluruh di Indonesia, hanya di 23 daerah di indonesia.

Kedepannya baru akan di berlalukan peraturan yang sebenarnya, mulai harga dari kantong plastik ini dan akan menyusul berlakunya peraturan ini di dearah lainnya di Indonesia. Mari kita dukung Diet Kantong Plastik ini, dan yuk kita jaga Bumi ini dari pencemaran lingkungan dari sampah plastik.

Photo by twitter @iddkp


You Might Also Like

0 komentar