Cafe Kangen Batam

5:56 AM

Cafe Kangen Batam

Siang hari selepas nonton di 21 cinemaplex, rasanya masih ingin memanjakan diri. Buat nongkrong sendirian, menyenangkan diri sendiri. Ah kapan lagi coba sendirian merasa damai dengan fikiran yang tenang, dan makan-makan......hihiiii.

Pilih - pilih sambil lihat-lihat menu yang terpajang di banner-banner depan cafe yang ada di mall. Hem, masing-masing bersaing dengan harga dibawah normal dengan batas minimum waktu. Harga murah, siapa yang nggak mau? Tapi....apa mereka untung dengan harga yang murah, bahkan sangat murah menurut saya. Ya, di jaman sekarang yang serba mahal, di mall, cafe lagi, rp 6.800 itu bukan hanya murah, tapi sudah harga murah bangeeeet.

Ada beberapa menu yang masuk dalam daftar harga promosi. Ada pisang keju, kwetiau goreng sea food, miehoon goreng sea food, soup dan lain sebagainya. Harga berlaku dari jam 11:00 pagi sampai jam 17:00 sore. Nggak percaya dengan harga yang begitu murahnya, saya coba bertanya dengan seorang cewek yang berdiri di depan cafe, sambil menawarkan kepada orang-orang yang berlalu lalang di depan cafe  kangen Batam tersebut.


" Adek, itu yang harga rp 6.800 masih berlaku nggak ya!!,"
" masih kak sampai jam 5 sore nanti berlakunya, " jawabnya.
" tapi itu beneran harganya rp 6.800??? " tanya saya lagi nggak percaya.
" Iya kak," jawabnya singkat.
" Hem....boleh lihat menu lainnya?"
" boleh, silahkan," jawabnya sambil menyerahkan buku menu yang besar kepada saya.

Dan saya melihat menu yang ada di daftar harga, pisang keju harga normal rp 15.000. Saya coba tanyakan harga tersebut. Lalu si cewek yang bekerja di Cafe Kangen itu menjelaskan kalau itu harga normalnya di luar jam yang sudah di tentukan. Oh , oke saya pesan pisang keju, kwetiua goreng dan milo panas. Saya mau coba, apakah dengan harga begitu murah, seperti apa rasanya dan bagaimana porsinya.

Cafe kangen batam di BCS mall
Cafe kangen cabang BCS, senang aja sama namanya


Sambil menunggu pesanan saya datang, saya bertanya, apakah ada wifi dan juga paswordnya. Ya dan saya pun mendapatkannya. Sambil online, pesanan saya pun datang, milo panas. Tapi ada sesuatu yang datang bersama milo panas pesananku, kacang polong hijau Jepang. " taster kak, lagi promo," kata orang yang mengantarkan milo panas. Tak lama datang pisang keju bersama biskuit kecil dengan alas. Hem...kenapa beranak pinak nih pesananku ??? fikirku sambil memikmati pisang keju, yang lain dari biasa cara penyajiannya.

Cafe kangen Batam

Pisang keju di cafe kangen




Lalu kemudian kwetiau pun datang dengan hot platnya. Wow, ini beneran harga rp 6.800 ??? mikir sendiri. Melihat apa aja yang ada dalam campuran kwetiua gorengnya, ternyata ada sea food, wah ini mah juara murahnya. Ada udang, sotong, ayam dan telur oregnya bersatu di bumbu. Bismillah, mari makan!!!

Yumi, rasanya enak, tapi agak asin ya. Itu karena saya  nggak suka sama asin, lebih cenderung agak manis. Dan sea foodnya tuh fresh, bukan yang dah lama gitu. Wah ini sepertinya ada yang salah. Apakah mereka untung dengan harga yang begitu murah, dan qualitas rasa yang nggak murahan menurutku.



Bagaimana mereka bisa bayar sewa tempat, gaji karyawan dan lain lainnya. Apakah ini bentuk persaingan yang begitu sulit, hingga mereka saling menjatuhkan harga, namun tidak mengurangi qualitasnya. Miris menurutku, bagaimana mungkin mereka bisa bertahan dalam kondisi yang begitu.

Walau pun Cafe Kangen punya banyak cabang di mall Batam dan ada dimana - mana, tetap saja kesejahteraan juga di pertanyakan. Mengingat karyawan mereka nggak sedikit, dan jika kebangkrutan terjadi, tentu akan semakin banyak pengangguran.

Khawatir akan tingginya jumlah kriminalitas. Belum lagi masalah kenaikan gaji yang di tuntut para buruh yang baru saja terjadi serentah di Indonesia. Dengan tuntutan gaji yang lebih dari tahun lalu. Maka harga akan semakin meroket lagi dimana - mana.

Kita mungkin senang dengan harga yang murah, tapi bagiku ini nggak masuk akal. Mengingat jadi seorang pengusaha bukan lah hal yang mudah. Besar dan banyak tanggung  jawabnya. Semoga saja mereka bisa mengatasi masalah mereka sendiri. Dan mereka masih mendapatkan keuntungan dari harga yang mereka tawarkan.

You Might Also Like

0 komentar